Evaluasi diri

Setiap saat semua manusia senantiasa bertumbuh, mendapatkan pengalaman-pengalaman baru, mempelajari hal-hal baru sehingga terus berubah. Pengenalan diri seperti ini jelas membutuhkan waktu yang tidak singkat. Pengenalan diri dimulai dengan evaluasi diri, yaitu instropeksi terhadap diri dan kehidupan kita sendiri. Apakah selama ini kita sudah menyediakan waktu untuk mengevaluasi diri?

Sehari-hari kita menghadapi berbagai sifat dan watak orang, termasuk merasakan watak diri kita sediri. Bercermin kepada perilaku orang lain. Kita mungkin sulit membersihkan kotoran di wajah jika tidak menggunakan cermin. Cermin memberikan kesempatan bagi kita untuk melihat secara jelas apa yang sebelumnya tidak terlihat. Dalam kehidupan dan perilaku sehari-hari, cermin adalah orang-orang disekitar kita, baik yang kita kenal akrab maupun yang belum kita kenal. Sifat orang akan bermanfaat sebagi cermin jika mengenakan ukuran-ukuran sifat itu kepada diri kta sendiri. Misalnya,  Jika kita melihat seseorang menunjukan kesombonganya, tentulah tidak ada gunanya apabila kita hanya berkata “ sombong betul orang itu” yang akan bermanfaat bagi kita adalah jika kesombongan yang terjadi di dalam diri orang lain itu dapat kita jadikan cermin agar kita sendiri tidak menjadi sombong. Sebenarnya, perilaku orang-orang di sekitar kita bisa menjadi percepatan pembelajaran bagi kita untuk memperbaiki diri.

Allah telah menciptakan berbagai orang dengan berbagai sifat sebagai cermin bagi kita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s